Metode Penelitian Kualitatif

Posted on

Di dunia pendidikan tujuan dari penelitian kualitatif suatu proses kegiatan yang menggambarkan suatu pendidikan yang berdasarkan apa yang terjadi dilapangan untuk menjadi bahan kajian dalam menemukan kelebihan, kelemahan dan kekurangan sehingga dapat menentukan dalam upaya perbaikan dalam menganalisis suatu fakta, serta peristiwa yang terjadi dilapangan, menyusun suatu hipotesis yang berkenaan dengan suatu prinsip dan konsep pendidikan berdasarkan data yang diperoleh yang persis terjadi di lapangan.

Pada penelitian ini digunakan Metodologi dengan pendekatan kualitatif, yang mempunyai karakteristik alami (natural setting) sebagai sumber data langsung, deskriptif, proses lebih dipentingkan dari pada hasil, analisis dalam penelitian kualitatif cenderung dilakukan secara analisa induktif serta makna merupakan hal yang esensial.

Baca juga Artikel: Fungsi Dan Tujuan Manajemen Keuangan

Sub judul Metode Penelitian Kualitatif

 

Dalam hal ini penelitian yang digunakan yakni penelitian studi kasus (case study), yaitu: suatu penelitian yang dilaksanakan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, serta interaksi lingkungan suatu unit sosial: individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat.

Data dan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian kualitatif bersangkut paut dengan pertanyaan untuk mengungkapkan proses dan bukan dari hasil dari suatu kegiatan.

Dari dua definisi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa definisi metode analisis konsep yakni penelitian yang memfokuskan pada suatu konsep yang sudah ada sebelumnya, supaya dapat difahami, digambarkan, dijelaskan serta implementasinya di lapangan.

Tekhnik ini pertama kali dicetuskan oleh Strauss dan sayles pada tahun 1967.Pendekatan penelitian grounded ini bermaslahat dalam menemukan problem-problem yang muncul dalam situasi kebidanan serta aplikasi proses-proses pribadi untuk menanganinya.

Penelitian ini bisa berguna sebagai masukan di dalam menentukan kebijakan lebih lanjut bagi MA Nurul Azhar Ngawi mengenai peranan Guru BK dalam membantu siswa siswa untuk membentuk self control yang baik.

Metode Studi kritis yaitu metode yang digunakan untuk penelitian yang berkembang dari teori kritis, feminis, ras serta pasca modern yang bertolak dari asumsi kalau pengetahuan itu bersifat subjektif.

Berdasarkan ciri-ciri diatas dapat disimpulkan bahwa penelitian kualitatif diawali dari lapangan yang berdasarkan pada lingkungan alami, bukan pada teori.

Hasil penemuan penelitian dari lapangan dalam bentuk konsep, prinsip, teori dikembangkan lagi, bukan dari teori yang telah ada.

Wallen, 1990 : 411 di dalam Yatim Riyanto, 1996: 22 dalam Nurul Zuriah, 2005: 51 yakni penelitian yang secara eksklusif memfokuskan terhadap masa lalu.

Dalam mencari data dilakukan secara sistematis supaya mampu menggambarkan, menjelaskan, serta memahami kegiatan/peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kajian utama dalam penelitian kualitatif adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kondisi dan situasi sosial.

Penelitian kualitatif menggunakan proses induktif maksudnya dari data yang terpisah-pisah namun saling berkaitan erat satu sama lain.

Sumber data yang dipakai dalam penelitian kualitatif berupa lingkungan alamiah.

Menurut Peter Salim di dalam kamus besar Bahasa Indonesia (1990:61) analisis yaitu penyelidikan terhadap suatu problem/peristiwa (perbuatan, karangan dan sebagainya) guna mendapatkan fakta yang tepat (asal-usul, sebab, penyebab, sebenarnya, dan lain sebagainya)”.

Berikut pembahasannya Penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis.

Study fondasional melibatkan analisis mengenai struktur ilmu dan proses berpikir tentang penilaian dalam fenomena tertentu yang dianut bersama oleh “anggota” disiplin ilmiah.

Terdapat 6 (enam) macam metodologi penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif, yakni: etnografis, studi kasus, grounded theory, interaktif, partisipatories, serta penelitian tindakan kelas.

Melalui penelitian inilah perbedaan-perbedaan budaya tersebut dapat dijelaskan, dibandingkan untuk menambah pemahaman mengenai dampak budaya pada perilaku atau kesehatan manusia.

Dan data yang dikumpulkan lebih banyak huruf, kata ataupun gambar dari pada angka.

Dan tidak jarang juga kita mendengar/melihat perkelahian,tawuran terjadi antar remaja yang tidak jelas sebabnya.

Kunjungi juga Link KOLEKSI di menu atas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *